UMAT PILIHAN

Tuesday, June 30, 2009

Ayat Tema : I Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib


Asal-mula adanya Bangsa Pilihan.
1Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: “ Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan padamu;2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyur; dan engkau akan menjadi berkat. 3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau dan olehmu semua kaum dimuka bumi akan mendapat berkat.”(Kejadian 12 : 1-3).
“Maka sisa-sisa Yakub akan ada diantara suku-suku bangsa, di tengah-tengah banyak bangsa seperti embun daripada Tuhan seperti dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan yang tidak menanti-nantikan orang dan tidak mengharap-harapkan anak manusia”(Mika 5 : 6).

Melalui keturunan Abraham Allah berencana mengangkat suatu bangsa/umat yang akan disebut sebagai Umat Pilihan / Bangsa Pilihan. Bangsa itu direncanakan akan berdiam di sebuah tempat (Kanaan) yang posisinya berada di tengah-tengah bangsa-bangsa di dunia.

Apa maksud Tuhan mengangkat suatu Umat Pilihan?
“Dan Iapun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikanNya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, seperti yang dijanjikanNya”(Ulangan 26 : 19).

1Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: “ Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan padamu;2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyur; dan engkau akan menjadi berkat. 3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau dan olehmu semua kaum dimuka bumi akan mendapat berkat.”(Kejadian 12 : 1-3).

“Melalui bangsa Yahudi, Allah bermaksud memberikan berkat-berkat yang limpah kepada semua bangsa. Melalui bangsa Israel jalan harus disediakan untuk memancarkan terangNya ke seluruh dunia”(Perumpamaan-Perumpamaan Tuhan Yesus, hal. 205 : 4).

Maksud Tuhan mengangkat suatu bangsa yang diberiNya kehormatan, kemasyuran dan berkat adalah agar melalui bangsa ini bangsa-bangsa lain akan mengenal Tuhan. Jadi melalui bangsa Israel, bangsa lain akan mendapat berkatkeselamatan.

Apakah alasan utama sehingga bangsa Israel di sebut Bangsa Pilihan?
“Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?2 Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan Firman Allah”(Roma 3 : 1, 2).

Alasan utama bangsa Yahudi disebut Umat Pilihan adalah, bukan karena mereka memiliki banyak kelebihan badani, kemasyuran, pengalaman ajaib sebagai bangsa, atau banyaknya berkat yang diterima dari Allah, melainkan karena kepada mereka dipercayakan Firman Allah. Sebuah bangsa, kelompok atau gereja jika dipercayakan Firman Allah oleh Tuhan untuk disampaikan kepada orang lain akan disebut sebagai Umat Pilihan.

Mengabarkan Firman Allah seperti sedang menyebarkan kematian dan kehidupan.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kita disebut sebagai umat pilihan karena kepada kitalah dipercayakan Firman Allah. Rasul Paulus mengibaratkan mereka yang memberitakan Firman Allah kepada orang lain seperti sedang menyebarka keharuman.

14 Tetapi syukur bagi Allah yang dalam Kristus selalu membawa kami di jalan kemenanganNya. Dengan perantaraan kami Ia menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia kemana-mana.15 Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tangah-tengah mereka yang di selamatkan dan di antara mereka yang binasa.16 Bagi yang terakhir kami adalah bau kematian yang mematikan dan bagi yang pertama bau kehidupan yang menghidupkan. Tetapi siapa yang sanggup menunaikan tugas yang demikian? 17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari Firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud yang murni atas perintah Allah dan di hadapanNya”(2 Korintus 2 : 14-17).

Kita yang memberitakan injil kemana-mana sesungguhnya sedang menebarkan bau kehidupan sekaligus bau kematian kepada setiap orang. Orang yang menerima pekabaran kita lalu mengambil keputusan menerima Yesus sebagai juruselamat tentunya akan diselamatkan. Pada kasus seperti ini kita diibaratkan sebagai penyebar bau kehidupan, karena oleh pekabaran kita orang-orang tersebut diselamatkan. Bila orang yang mendengarkan pekabaran kita menolak berarti mereka telah menolak keselamatan, orang-orang tersebut pada akhirnya akan binasa. Dikasus ini kita diibaratkan sebagai penyebar bau kematian. Jadi dimana kita mengabarkan injil, disitu kita memaksa orang membuat pilihan, mau hidup kekal atau mati selama-lamanya. Yang menerima pasti hidup sedangkan yang menolak pasti mati Jadi betapa besarnya tanggung jawab kita.

Sejarah dan catatan kitab suci menunjukan bahwa Bangsa Israel / Yahudi gagal menjadi bangsa Pilihan. Ada dua sebab utama mengapa mereka gagal, yaitu:

“ 11Ia datang kepada milik kepunyaanNya, tetapi orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimaNya. 12 tetapi semua orang yang menerimaNya diberiNya kuasa menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam namaNya”(Yohanes 1 : 11, 12).

1. Karena bangsa Israel menolak Yesus sebagai Mesias dan Anak Allah.
“Sebab itu , Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil daripadamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu”(Matius 21 : 43).

2. Karena bangsa Israel tidak menghasilkan “buah”.
Jadi dalam hal penolakan kepada Yesus, dan kehidupan yang tidak menghasilkan “buah”, bangsa Israel kehilangan status umat Tuhan mereka.. Kitab perjanjian Baru menyatakan bahwa status Umat Pilihan tersebut pada akhirnya dialihkan kepada orang-orang Kristen (lihat 1 Petrus 2 : 9). Itu sebabnya orang Kristen disebut bangsa Israel Rohani.

Dua ayat diatas juga mengandung arti bahwa untuk menjadi umat pilihan seseorang harus: percaya / menerima Yesus, dan menghasilkan “buah Kerajaan Allah”. Sebaliknya ditolak atau gagal mendapatkan status tersebut jikalau tidak melakukan dua syarat ini. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah:

Apakah yang dimaksudkan dengan “buah Kerajaan Allah”?

“22 Tetapi buah Roh ialah: kasih , sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 Kelema-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu”(Galatia 5 : 22, 23).

“Inilah buah yang Allah inginkan bagi umatNya. Dalam kemurnian tabiatnya, dalam kesucian hidupnya, dalam pengasihannya serta kasih sayang, mereka harus menunjukkan bahwa”Taurat Tuhan itu sempurna dan menyegarkan jiwa”(Perumpamaan-Perumpamaan Tuhan Yesus, hal 205 : 3).

Dalam perumpamaan Tuhan Yesus mengenai “pohon ara yang tidak berbuah” (Lukas 13 : 6-9)dan “pokok anggur yang benar” (Yohanes 15 : 1-8), disebutkan bahwa pohon yang tidak berbuah akan ditebang dan dibakar. Ini berarti bahwa umat Allah yang tidak berbuah, atau tidak menghidupkan buah-buah Roh akan dibuang/dikeluarkan dari statusnya sebagai umat Tuhan. Tentunya ini juga berarti bahwa orang tersebut tidak selamat.

Dalam kondisi bagaimanakah seseorang yang mengaku umat Tuhan itu sesungguhnya sudah ditebang atau sudah dikeluarkan oleh Allah dari statusnya sebagai Umat Pilihan?

“Hati yang tidak menyambut kepada pekerjaan Ilahi menjadi keras sampai tidak bisa lagi terpengaruh oleh Roh Kudus. Maka pada saat itulah kata-kata diucapkan, “ Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma?”(Perumpamaan-Perumpamaan Tuhan Yesus, hal. 154 : 3).

Mengapa dimasa lalu bangsa Yahudi gagal menghasilkan buah?

Salah satu penyebabnya adalah:
“Bangsa Yahudi mendambakan ide bahwa mereka adalah kesayangan sorga dan bahwa mereka selalu harus ditinggikan sebagai sidang Allah”(Perumpamaan-Perumpamaan Tuhan Yesus, hal. 212 : 2).
Pendapat bahwa kita adalah kesayangan sorga (misalanya sebagai orang Advent), sehingga tidak peduli apakah kita bertumbuh atau tidak dalam kerohanian adalah ide yang sangat berbahaya. Salah satu kegagalan orang Yahudi dimasa lalu adalah selalu berpikiran demikian.

Apa amaran kepada orang yang berpikiran demikian?
“20Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!21 Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, ia juga tidak akan menyayangkan kamu” (Roma 11 : 20b, 21).
Ayat ini mengandung arti; sedangkan orang Yahudi, cabang yang asli, Tuhan buangkan karena tidak berbuah apalagi kita yang hanya merupakan cabang cangkokan.

sumber : kumpulan khotbah dan renungan Osbert Miojo, SPd

KKR Tikala Baru Patfinder Club

Di undang Kepada :

1. Seluruh Pemuda di Kota Manado.
2. Seluruh Master Guide (yang aktif dan tidak)
3. Seluruh staff MPKK DKMU

Untuk menghadiri KKR dengan Tema: "FOR JESUS LOVES ME" yang dilaksanakan oleh Tikala Baru Pathfinder Club, Tanggal 28 Juni s/d 04 Juli 2009 di gedung gereja ADVENT Tikala Baru.

Perkemahan PA Minut-Malut Berakhir

Sunday, June 28, 2009
Perkemahan Pemuda dan Remaja Se konfrens Minut-Malut, resmi di tutup hari ini. Perkemahan yang mengambil tempat di kompleks Manado Beach Hotel ini mengambil tema “shining” yang berlangsung dari tanggal 24 – 28 Juni 2009. Upacara Pembukaan pada hari rabu tanggal 24 Juni di pimpin oleh Pdt. H. Lumingkewas, Ketua GMAHK Konfrens Minut-Malut yang meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara dan Provinsi Maluku Utara.
Walaupun cuaca sering hujan di lokasi perkemahan, tidak menurunkan antusias peserta mengikuti rangkaian acara berupa Seminar dari Pdt. Yabut (Dir. PA. Devisi Asia Pasifik Selatan) dan Pdt. N. Kaumpungan (Dir. PA. Uni Indonesia Kawasan Timur) terlebih games-games bertema orang muda. Peserta di bagi berdasarkan warna (masing-masing peserta di beri selembar kain dengan berbagai warna) dan macam-macam games menarik di mainkan.
Kesan yang tidak terlupakan juga pada saat lagu-lagu energizer di nyanyikan, terutama saat lagu “kudaki-daki” di nyanyikan peserta. Sepertinya mereka tidak mau berhenti bernyanyi sambil bergaya dengan antusias, dan terus menerus mengulagi bagian reff dari lagu ini: “di kanan KAU ada, di Kiri KAU ada, .... s’bab Yesus besertaku”
Pdt. H. Waworuntu (Dir. PA Daerah) dan Ketua Panitia Perkemahan Pdt. Ronny Neman mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan seperti akan terus dilaksanakan untuk meningkatkan kerohanian dari Pemuda dan Remaja Advent.
Pada kebaktian sabat, begitu banyak yang datang dan ikut beribadah bersama-sama dengan peserta perkemahan. Pada acara sore, keluarga Rondonuwu dari UNKLAB membawakan seminar orang muda yang sangat menarik dan berguna bagi orang-orang muda juga bagi para PA kehormatan (orang-orang tua). Acara rekreasi di laksanakan pada malam minggu dan pada hari minggu pagi terlihat peserta mandi pantai bersama dengan penuh keakraban.
Secara umum Perkemahan ini berjalan baik, walau di akui banyak kekurangan yang terjadi. God Bless Adventist Youth.

Elvira Takasanekeng & Melissa Mawa menjadi Utusan PAKMS dalam LKP

Thursday, June 25, 2009

Forum Pemuda Lintas Gereja (FPLG) Sulut yang bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Sulut mengadakan Latihan Kepemimpinan Pemuda (LKP) yang di mulai pada hari ini tanggal 25 Juni sampai 27 Juni 2009. Bertempat di Pondok Emaus Tateli, 40 orang utusan Pemuda dari berbagai denominasi Gereja mengikuti pelatihan ini.

Pemuda Advent Kota Manado dan Sekitarnya, juga turut mengirimkan utusan yakni Elvira Takasanakeng (Maasing) dan Melisa Mawa (Tikala). Mereka berdua adalah kader-kader PAKMS yang potensial sebagai pimpinan-pimpinan Pemuda di masa depan.

Acara pembukaan berlangsung lancar yang di buka oleh Gubernur Sulawesi Utara yang di wakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut Drs. R. H. Mewoh, DEA. Dalam sambutan tertulisnya Gubernur berharap agar kepemimpinan Pemuda dapat lebih di tingkatkan kualitasnya agar menjadi pemimpin-pemimpin yang kuat di masa kini dan masa depan.

Ketua Panitia Janny J. Kopalit dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta sebagai calon pemimpin dimasa mendatang, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang peran dan fungsi sebagai seorang calon pemimpin, dan meningkatkan kemampuan mempengaruhi dan menggerakan orang lain, sehingga mau dan rela untuk secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama berkarya dalam mengisi pembangunan untuk memajukan bangsa.

Kepanitian dalam acara ini adalah panitia bersama FPLG dan Diaspora Sulut. Mewakili FPLG dalam kepanitiaan adalah Janny Kopalit (Ketua Pemuda Katolik Manado), Loudy Saerang (Pimpinan Pemuda GMIM Kristus), Harold Heydemans (Ketua Pemuda Advent Manado), dan Donny Sarionsong (Tokoh Pemuda GPdI).

Hadir dalam acara pembukaan mewakili Pemuda Advent Kota Manado & Sekitarnya : Harold Heydemans (Ketua Umum), Youke Mambu (Ketua Tengah), Ronny Manampiring (Ketua Barat), dan Jimmy Simarmata (Koord. Litbang).


General Conference Adventist Youth Leader Profile

Wednesday, June 24, 2009
World Youth Director
Baraka G. Muganda
mugandab@gc.adventist.org
Baraka Muganda

"I love the youth of this church and have a burden to see all of them saved in God's Kingdom. My favorite Bible verse is in 2nd Corinthians 4:16, 'Therefore we do not lose heart. Though outwardly we are wasting away, yet inwardly we are being renewed day by day.'" He has held several evangelistic campaigns and has been instrumental in bringing many people, especially youth, to Christ.

A native of Tanzania he graduated from Solusi College, Zimbabwe, Africa, with a BA in Theology in 1973. He then served the church as an Assistant Union Evangelist, a Field Director for Youth, Education, Sabbath School, and Communication departments. He was later elected to the Tanzania Union where he served as the director for the Youth, Education, and Communication departments. In 1978 he went to Andrews University and received a Masters in Religion in 1980 and a Doctorate in Education in 1983. He then served the Lord in the Eastern Africa Division as Youth Director and Ministerial Secretary from 1985 to 1995.

Dr. Muganda is married to Anne Martin Muganda. They are the happy parents of three adult daughters: Diana, Tanya, and Anita.



Associate Youth Director
Hiskia Missah

missahh@gc.adventist.org

Hiskia MissahHiskia Israil Missah is an Associate Youth Director of the General Conference of SDA. Before joining the World Headquarters in Maryland in June 2006, he served as Senior pastor of the Indonesian American SDA Church in Azusa, California, for seven months. Prior to that, he served as the Youth and PARL Director of Southern Asia Pacific Division located in Manila, Philippines for ten years.

During his over 30 years of service to the church, he served at different positions and responsibilities, including as the Youth Director of the West Indonesia Union Mission, President of East Java Conference, Chaplain of Bandung Adventist Hospital and Jakarta English Language School, and as a youth pastor in Jakarta.

An Evangelist and speaker of Nationa Television Broadcasting in Indonesia for many years, he received his Masteral degree from Adventist International Institute of Advanced Studies (AIIAS), and his Doctor of Ministry from Philippine Christian University Union Theological Seminary. He treats young people as his friends and buddies, and desires to see all of them enter the Heavenly Kingdom.

A native of Indonesia, Dr. Missah is married to Dr. Ellen Sudjiman Missah who is currently serving as the Administrative Assistant to the General Conference Vice Presidents: Elder Gerry Karst and Dr. Pardon Mwansa. They have four beautiful daughters: Laura, Edith, Sheryl, and Ellen, and three grandchildren: Rachel, Hiskia, and Matthew.


Associate Youth Director
Jonatan Tejel

tejelj@gc.adventist.orgJonatan Tejel

Jonatán Tejel Subirada is the 7th Pathfinder Director of the General Conference of Seventh-day Adventist Church. The son of a pastor, Andrés and Josefina Tejel, Jonatan is used to changes. As is common for many PKs (pastor kid), the family frequently moved until they settled in Madrid, Spain, where he spent his adolescent years.

He was baptized by his father, Pastor Andrés Tejel, on December 26, 1981. In 1990 he began his studies in Theology at Sagunto Adventist College. He attended that institution for the first three years, and then moved on to Collonges (France) where he completed his degree in Theology in 1995.

In 1992 he obtained an Official Certificate as Free Time Activity Coordinator, a title that is only granted by the Department of Education of the Spanish Government.

He is married to the former Daniela Sciarabba. They are the parents of two daughters; Astrid, born in 1999 and Édera, born in 2001.

Jonatán Tejel has over twelve years experience as a youth ministries director, speaks four languages (Spanish, Italian, English and French), and was the creator and the editor of Conexión, a youth ministries magazine for the Adventist Church in Spain.

Jonatán enjoys sports like football, rock climbing, scuba diving and likes working with computers and doing puzzles.

One of his favorite Bible verses is Isaiah 40:30-31. Even youths grow tired and weary, and young men stumble and fall; but those who hope in the LORD will renew their strength. They will soar on wings like eagles; they will run and not grow weary, they will walk and not be faint.

Perkemahan PA Minut-Malut 2009


Ikuti : Perkemahan Pemuda & Remaja Se Konfrens Minut-Malut, dengan Tema "Shining" yang akan dilaksanakan mulai tanggal 24 sampai 28 Juni 2009 bertempat di kompleks Manado Beach Hotel. pada perkemahan ini Direktur PA Devisi, Pdt. J. Yabut akan menjadi pembicara inti.
Ajak Semua Anggota PA untuk turut serta..
God Bless Adventist Youth...

Titipan PA Taman Harapan Jakarta

Tuesday, June 23, 2009

Dapatkan segera...

CD perdana Koor PA Taman Harapan (PATH) - "Make Us One" (isi 9 lagu)

Hanya dengan Rp. 50.000,-/pc* (include delivery)

Dengan membeli, saudara telah membantu Project kemanusiaan yang akan diadakan di Pulau Samosir, Sumatera Utara.

Seluruh hasil penjualan akan digunakan untuk Project Samosir (KKR, Charity Clinic, Bakti Sosial, Children Ministry, Week of Prayer, Seminar Kesehatan) yang akan dilaksanakan pada tanggal 18-27 September 2009.

Lakukan pembelian dengan 2 langkah mudah yaitu:
1. Sms/telp. ke nomor +62-81347056456 (Agus)
atau e-mail ke: agusheydemans@yahoo.com
dengan mencantumkan:
- Nama lengkap
- Alamat lengkap
- Nomor telp.
- Jumlah CD yg dipesan.
2. Transfer jumlah pembayaran saudara ke: rekening Mandiri 1490004476224 a/n. Agus Heydemans

Kami akan kirimkan ke alamat saudara, setelah pembayaran kami terima di rekening.

Ayooo... langsung sms/e-mail sekarang, sebelum kehabisan... karena persediaan terbatas...

Rgds,
Agus Heydemans

CINTA SEJATI

Sunday, June 21, 2009

Perbedaan cinta sejati dan nafsu
Kasih sayang yang murni dan suci bukannya perasaan, melainkan suatu prinsip. Mereka yang didorong oleh cinta sejati tidak akan menjauhkan pertimbangan yang sehat atau bersikap buta.( NBS, 246).
Cinta sejati menyertakan Allah kedalam segala rencananya dan akan selaras benar dengan Roh Allah, hawa nafsu sebaliknya bersifat keras kepala, tergesa-gesa, tidak berdasarkan akal sehat, menentang segala larangan dan akan memberikan sesuatu yang menjadi pilihannya. (NBS, 247).
Cinta sejati bukannya suatu hawa nafsu kuat, ganas, dan berkobar-kobar. Sebaliknya cinta sejati itu bersifat tenang. Cinta itu memandang bukan saja secara lahir, dan tertarik hanya oleh melihat tingginya martabat seseorang. Cinta itu bijaksana dan tahu membedakan dan ketekunannya bersifat sejati dan tahan lama. (NBS 247).

Tanda cinta sejati dalam perangai
Didalam perangai seorang yang mempunyai cinta yang benar, rahmat Allah akan ditunjukkan. Kesopanan, kesederhanaan, ketulusan, kesusilaan, dan agama akan menjadi tanda dari tiap-tiap langkah dari perhubungan dalam perkawinan. (AKOM, 431).
Kalau dalam keadaan mabuk cintamu itu, engkau berulang-ulang dapat meninggalkan tempat berbakti,…bagaimana engkau harap Allah bisa memberkati perhubungan serupa itu. (AKOM, 411).

Menjalin cinta secara sembunyi-sembunyi
Seorang orang muda yang bergaul dan mencintai dan menawan hati seorang gadis dan secara sembunyi-sembunyi kepada orang tua gadis tersebut, berarti dia tidak berlaku sebagai orang Kristen yang hormat kepada gadis itu sendiri dan kepada orang tuanya. Melalui hubungan dan pertemuan rahasia dia dapat mempengaruhi pikiran gadis itu; tetapi dalam berbuat demikian dia alpa menunjukkan kemuliaan dan ketulusan jiwa yang seharusnya tiap-tiap anak Allah punyai. ( AKOM, 419).

Mempermainkan cinta
Mempermainkan cinta adalah suatu kejahatan yang bukan kecil dipemandangan Allah yang suci. Ada pemuda-pemuda yang menunjukkan seolah-olah menaruh hati kepada wanita-wanita muda dan memikat hati mereka, dan kemudian pergi dan melupakan segala perkataan yang telah mereka ucapkan serta pengaruhnya. Suatu wajah baru menarik hati mereka, dan mereka ulangi perkataan yang sama, memberikan perhatian yang sama kepada yang lain. Pembawaan seperti ini akan ternyata dengan sendirinya dalam kehidupan sesudah menikah. (NBS, 259).
Larangan menikah dengan yang tidak seiman
Jangan sekali-kali umat Tuhan coba menginjak daerah larangan. Perkawinan di antara orang yang percaya dan tidak percaya dilarang keras oleh Tuhan. (AKOM, 410)

Terlanjur Janji
Mungkin engkau berkata, “Tetapi saya telah berjanji, dan haruskah saya menariknya kembali sekarang?” Saya menjawab, Kalau engkau sudah mengikat janji yang berlawanan dengan Kitab Suci, dengan segala daya tariklah janji itu kembali tanpa bertangguh, dan dalam kerendahaan hati di hadirat Allah bertobatlah dari keberanian yang menyebabkan engkau mengikat janji sangat terburu-buru. Jauh lebih aik menarik menepatinya, dan dengan jalan demikian menghormati Khalikmu! (NBS 225)

Batas umur menentukan keputusan teman hidup
Seorang muda yang masih dibawah dua puluh tahun umurnya tidak dapat menimbang dengan baik tentang kewajaran seorang yang sama mudanya pula dengan dia untuk menjadi kawan hidupnya. (AKOM, 424).

Hal-hal yang harus ada dalam sebuah hubungan kasih sayang

1. Passion (suka)
2. Intimacy (keakraban)
3. commitment (janji)

Jenis hubungan jika hanya salah satu indicator yang memenuhi
Indicator <==> Jenis hubungan
- Passion <==> seperti pelacur
- Intimacy <==> sahabat
- Commitment kawin paksa

Akibat-akibat pada hubungan jika salah satu indicator tidak ada
Passion + Intimacy ==> mengambang
Passion + Commitment ==> gersang(tidak bertahan)
Intimacy + Commitment ==> cepat mati

Dua hal utama yang menjadi pertimbangan seorang wanita sebelum menerima cinta pria
1. Apakah ia benar-benar menerima saya?
2. Apakah ia sanggup menghidupi saya?

Perbedaan antara cinta sejati dan nafsu (menurut Roh Nubuat)
Cinta sejati <==> Nafsu
lambat datang<==> cepat datang
tenang <==> tergesa-gesa, menggebu-gebu dan ganas
tahan lama <==> tidak tahan lama
tidak memaksa <==> memaksa, keras kepala
sopan <==> tidak sopan
menerima larangan <==> menentang larangan
didorong oleh berprinsip <==> didorong oleh perasaan

Ciri-ciri cinta sejati menurut Alkitab 1 Korintus 13 : 4 -7
- sabar
- murah hati
- tidak cemburu
- sopan
- tidak mementingkan diri
- tidak pemarah
- tidak menyimpan kesalahan
- suka yang adil
- suka kepada yang benar
- menutupi sesuatu
- percaya

sumber : Kumpulan khotbah & Renungan Osbert Miojo SPd

Tak ada yang Mustahil Bersama Tuhan

Saturday, June 20, 2009
Masa depan menjadi milik mereka yang percaya dengan keindahan mimpi-mimpi mereka.

... Tidak ada yang mustahil bagi orang yag percaya. Markus 9 : 23


Tampaknya Grace Hopper dilahirkan dengan keinginan untuk mengetahui bagaimana cara kerja banyak hal. Pada umur tujuh tahun, keingintahuannya membuatnya membongkar setiap jam di rumahnya! Akhirnya ia meraih gelar doktor dalam bidang matematika di Yale. Selama Perang Dunia II, Grace bergabung dengan Angkatan Laut dan ditugaskan pada proyek komputasi Angkatan Laut di Universitas Harvard. Ia dihadapkan pada “harvard mark I,” mesin hitung digital pertama yang sepenuhnya dapat berfungsi. Sekali lagi, Grace siap mempelajari bagaimana ke 750.000 bagian dan kawat sepanjang 500 mil itu bekerja! Sementara kebanyakan ahli percaya bahwa komputer terlalu rumit dan mahal bagi siapa pun, kecuali para ilmuwan yang telah terlatih menggunakannya. Grace meiliki gagasan sendiri : membuat komputer menjadi lebih mudah untuk dioperasikan sehinga lebih banyak orang dapat menggunakannya! Karyanya mengawali terciptanya bahasa pemrograman COBOL.
Pada tahun 1963, setiap komputer besar memiliki bahasa utamanya sendiri. Grace menjadi penasihat untuk sistem yang diterima secara universal. Ia memiliki keberanian untuk membayangkan suatu hari nanti saat komputer akan cukup kecil sehingga dapat ditaruh disebuah meja, lebih kuat daripada Harvard Mark I, dan dapat berguna di sekolah-sekolah, kantor dan rumah. Dengan pangkat Admiral, ia pensiun dari angkatan laut pada usia 79 tahun. Yang penting baginya, ia masih hidup untuk menyaksikan mimpinya akan komputer pribadi menjadi nyata!

sumber : Kisah-kisah Rohani Pembangkit Semangat untuk Pelajar

HARI SABAT

Friday, June 19, 2009

A. Hari Sabat, Hari Ketujuh, Hari yang Istimewa.

Hari apa yang seharusnya kita kuduskan?
“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat” (Kel 20:8).

Mengapa hari Sabat?
“Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya” (Kel 20:10).

Menguduskan Sabat berarti mengingat Tuhan sebagai pencipta.

Apa keistimewaan hari ketujuh (hari Sabat)?
“Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaanNya itu”(Kej 2:3).

Hari Sabat adalah hari yang istimewa karena diberkati dan dikuduskan Allah.

Apakah semua hari boleh dijadikan sebagai hari Sabat?
“Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan…”(Kel 20:10a)

Jadi hanya hari yang ketujuh dalam siklus mingguan yang disebut Sabat. Kita dapat berbakti kepada Allah kapan saja namun hanya hari ketujuh yang disebut Sabat.


B. Hari Sabat adalah Hari Sabtu

Hari apakah hari Sabat itu….. atau hari apakah hari ketujuh itu?
Ada dua bukti yang menunjukkan bahwa hari Sabat adalah hari Sabtu dalam kalender kita.

1. Bukti eksternal
Dari Kalender. Jika kita lihat urutan hari dalam kalender maka kita akan temukan bahwa hari Sabtu berada pada urutan ketujuh dari siklus mingguan. Jadi hari Sabtu adalah hari yang ketujuh.

Kesaksian dari Orang Yahudi. Saat ini ada sebuah bangsa yang sebut bangsa Israel (Yahudi) yang merupakan keturunan langsung dari Abraham, Ishak dan Yakub. Mereka masih memelihara ajaran nenek moyang mereka yang mereka terima turun temurun, termasuk pemeliharaan hari Sabat. Jika kita melihat hari apa mereka menujuh sinagog atau hari apa mereka berbakti maka kita akan dapati hari Sabtu.

2. Bukti internal
Yang dimaksud bukti internal adalah bukti yang diambil dari kesaksian kitab suci (Alkitab).

Dalam Lukas 23:52-54 disebutkan bahwa hari dimana Yesus mati (diturunkan dari salib dan dibawa di kubur) adalah pada hari persiapan,hari sebelum Sabat (ayat 54). Dalam kamus Alkitab (yang ada di belakang Alkitab), dinyatakan bahwa hari persiapan adalah hari sebelum Sabat yaitu hari Jumat. Berarti hari Sabat adalah hari sesudah hari Jumat, jadi hari Sabtu.

Dalam Matius 28:1-6 dijelaskan bahwa Yesus bangkit pada hari pertama dalam Minggu, hari itu adalah hari sesudah Sabat (ayat 1). Karena hari dimana Yesus bangkit adalah hari Minggu, berarti hari Sabat adalah hari sebelumnya, berarti hari Sabtu.


C. Yesus dan Hari Sabat

Bagaimana hubungan Yesus dengan hari Sabat?
Dalam 1 Kor 8:6; Ib 1:1,2; Yoh 1:3, disebutkan bahwa sebagaimana Bapa, Yesus adalah Pencipta. Ia terlibat dalam penciptaan dunia (lihat Kej 1:26). Berarti Yesus jugalah yang menetapkan Sabat sebagai hari perhentian. Dalam Mark 2:28 Yesus, sebagai Anak manusia menyatakan bahwa Ia adalah Tuhan atas hari Sabat. Maksud “Tuhan atas hari Sabat” adalah, Ia sendirilah yang menciptakan Sabat itu.

Ketika Yesus berada di atas dunia ini, hari apa biasanya Ia beribadah?
“Ia datang ke Nasaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaanNya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab”(Luk 4:16).


D. Hari Sabat Tidak Pernah Dibatalkan

Apakah setelah kematian Yesus di kayu salib hari Sabat masih berlaku?
Berikut ini beberapa bukti yang menyatakan bahwa hari Sabat tetap disucikan setelah kematian Yesus:

- “17Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya melainkan untuk menggenapinya. 18 Karena Aku berkata kepadamu: sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi” (Matius 5:17, 18).

Hari Sabat adalah salah satu dari sepuluh hukum Taurat (hukum ke 4). Menurut ayat ini selama ada langit dan bumi satu iota atau titikpun dari hukum Taurat tidak akan ditiadakan. Disitu juga dijelaskan bahwa kedatangan Yesus bukan untuk meniadakan hukum Taurat melainkan untuk menggenapinya.

- “Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin atau hari Sabat” (Matius 24:20).

Kata-kata ini dikemukakan Yesus ketika Dia sedang membicarakan tentang peristiwa-peristiwa (nubuatan) yang akan menimpa pengikut-pengikutNya dimasa yang akan datang. Jika Sabat tidak berlaku lagi mengapa Yesus mengamarkan para pengikutNya agar waktu pelarian umatNya tidak jatuh pada hari perhentian (Sabat)?

- “Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadah itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari kitab suci” (Kisah 17:2). Lihat juga Kisah 13:14; 16:13; 18:1-4

Rasul Paulus, seorang yang menjadi rasul setelah kematian Yesus tetap menyucikan Sabat.

- “Jadi masih tersedia hari perhentian, hari ketujuh , bagi umat Allah” (Ibrani 4:9).

- “22 Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu tinggal tetap dihadapanKu, demikianlah firman Tuhan, demikianlah keturunanmu akan tinggal tetap, 23 Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang sujut menyembah di hadapanKu, firman Tuhan” (Yesaya 66:22,23)

Jadi jika di dunia baru (surga) nanti orang-orang yang diselamatkan akan memelihara Sabat, sungguh suatu yang tidak masuk diakal bila beranggapan bahwa Sabat tidak berlaku lagi.


E. Hari Sabat Untuk Semua Orang

Benarkah hari Sabat hanya berlaku kepada Orang Yahudi?
“Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuatNya itu berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuatnya itu”(Kej 2:1,2).

Menurut ayat ini Sabat diciptakan besamaan dengan penciptaan dunia. Ia disucikan oleh nenek moyang manusia, Adam dan Hawa. Ini berarti Sabat telah ada jauh sebelum adanya bangsa Yahudi.

“Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat” (Markus 2:27).

Menurut ayat ini Sabat diadakan untuk semua orang. Jadi tidak hanya untuk orang Yahudi.


F. Hari Sabat adalah Jati Diri Allah

“Kuduskanlah hari-hari SabatKu, sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah Tuhan Allahmu” (Yeheskiel 20:20)…Lihat juga ayat 12.
Kata ‘peringatan’ dalam ayat di atas dalam bahasa aslinya, Ibrani, adalah ‘owth’ yang berarti : ‘tanda, monumen, bukti, bendera’. Dari sini dapat disimpulkan bahwa, Sabat adalah jati diri Allah. Ia bagaikan bendera Merah-Putih yang merupakan jati diri bangsa Indonesia. Oleh melihat bendera Merah-Putih yang kita pegang, bangsa lain akan mengetahui bahwa kita adalah bangsa (warga) Indonesia. Begitu juga dengan Sabat, dengan menyucikan Sabat orang akan tahu bahwa yang kita sembah adalah Allah Pencipta.

Jika Sabat sebagai bendera Allah, tentunya ia tidak boleh diganti dirubah atau diinjak-injak. Dapatkah kita mengganti, merubah, atau menginjak-injak bendera kita sendiri?…tentu tidak sebab pemerintah akan marah. Bagaimana dengan Sabat? Apa perasaan Allah jika kita mengabaikan Sabat?


G. Berkat-Berkat Menyucikan Sabat

Apa berkat-berkat yang diterima jika menyucikan Sabat?
“Berbahagialah orang yang melakukannya dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara Sabat dan tidak tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari perbuatan jahat”
“Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada Tuhan untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama Tuhan dan untuk menjadi hamba-hambaNya semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjianKu, mereka akan Kubawa ke gunungKu yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doaKu. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbahKu, sebab rumahKu akan disebut rumah doa bagi segala bangsa”(Yes 56:6,7).

“Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudusKu; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “hari kenikmatan” dan hari kudus TUHAN “hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya”(Yes 58;13,14).





sumber : Kumpulan khotbah & Renungan Osbert Miojo, SPd