Selamat Untuk SMA KLABAT MANADO, SMA PIONER MANADO, SMA RAPI MANADO

Thursday, June 18, 2009

SMA Advent Klabat Manado (SMABAT) dan SMA Pioner Manado adalah Jemaat berbasis sekolah yang telah di organisir menjadi Jemaat oleh Daerah Konfrens MINUT-MALUT (Manado, Bitung, Minahasa Utara, Maluku Utara). Jemaat Berbasis sekolah yang lain adalah Jemaat SMA Rapi tetapi masih berstatus sebagai “Cabang” dari Jemaat Maasing.

Pada beberapa hari terakhir tampaknya suasana sukacita sedang menyelimuti ketiga warga Jemaat Sekolah ini. Ketiga-tiganya memperoleh prosentase kelulusan sebanyak 100 persen pada tahun ini. Suka-cita ini tentunya juga adalah sukacita kita semua termasuk Pemuda Advent Kota Manado dan sekitarnya.

Lebih membanggakan lagi, SMABAT dan SMA Pioner mendapatkan 10 besar rangking Sekolah se-sulawesi Utara untuk kelas IPA maupun IPS. Pada jurusan IPA, SMABAT menempati posisi 4 dan SMA Pioner di posisi 5. Pada Jurusan IPS, SMA Pioner melejit di posisi 2 dan SMABAT berada di posisi 6.Harian terbesar di Sulut : Manado post menurunkan berita ini sebagai Headline pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2009.

Tentu saja prestasi membanggakan ini tidak lepas dari seluruh elemen sekolah yang bekerja keras. Tapi tentu saja salut bagi para kepala sekolah masing-masing sekolah : Ibu F Togas Sehang (Kepsek SMABAT) dan Ibu Benjita Pantaw (Kepsek SMA Pioneer), dan Ibu Vonny E. Taturu (Kepsek SMA RAPI). Ketiga srikandi ini tentu bekerja keras untuk sekolah masing-masing dan puji Tuhan usaha mereka tidak sia-sia.

Bagi SMABAT, kelulusan 100 persen ini tidak sekedar satu sukacita yang biasa-biasa saja. Tetapi bisa diartikan sebagai awal kebangkitan setelah 2 tahun berturut-turut tingkat kelulusan siswa tidak lagi melewati 50 persen.

Semoga Para siswa yang ditamatkan dapat menjadikan kelulusan ini sebagai awal dari kesuksesan. God Bless Adventist youth....


Iklan T-Shirt

Wednesday, June 17, 2009

karena banyaknya permintaan, T-shirt Pemuda Advent Kota Manado & Sekitarnya (PAKMS) akan kembali di adakan dengan desain yang sama dengan yang lalu (supaya seragam dengan yang lain)....

bagi yang berminat dapat memesannya melalui email PA kota Manado :
pamanado@yahoo.co.id

sertakan nama, alamat, asal jemaat, no telp yang bisa di hubungi...

thanks.... God Bless adventist youth..

BE POSITIVE !

Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang edang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"

Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap engikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran terrsebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.
Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana, memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.

Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya?" Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya. Aku selalu memilih sisi positifnya."

"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut. Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku?" Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.
"Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup." "Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, "Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."

"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku. Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, 'Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."

Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya. Satu hal yang
benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol leh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.


Persiapkan Iman Untuk Peperangan


“Nasib Mujur sebenarnya adalah pertemuan antara Persiapan dengan Kesempatan”

... Pergunakanlah waktu yang ada. (Kolose 4 : 5)






Kita bisa belajar banyak dari rusa besar Alaska. Pada setiap musim gugur, saat musim kawin, rusa-rusa jantan bertempur memperebutkan dominasi. Mereka saling menanduk saat berkelahi. Jika tanduknya patah, rusa jantan itu pasti kalah karena tanduk adalah satu-satunya senjata yang dimiliki rusa besar ini.

Secara umum, rusa yang kuat dengan tanduk yang terbesar dan terkuat pasti menang oleh karena itu, pergulatan telah “ditentukan” pada musim panas sebelumnya. Pada saat itulah rusa makan hampir sepanjang waktu. Rusa yang berhasil menjalankan pola makan yang terbaik demi pertumbuhan tanduk dan menambah berat badan akan menjadi pemenang. Mereka yang kurang makan akan memiliki tanduk yang lebih lemah dan berat badan yang lebih sedikit. Pertarungan ini dengan sendirinya lebih merupakan pertandingan otot dari pada otak, lebih mengandalkan berat badan dari pada keahlian.

Pelajaran apa yang dapat kita petik? Peperangan rohani tidak dapat dielakakan. Setiap kita merasakan “serangan” dalam kehidupan kita. Entah kita menang atau kalah tergantung bukan pada keahlian atau otak kita, tetapi pada kekuatan rohani. Apa yang kita lakukan sebelum berperang menentukan hasilnya. Sekarang adalah waktunya untuk mengembangkan iman, kekuatan dan kebijaksanaan. Sekarang adalah saatnya untuk berdoa dan mendengar injil diberitakan.

sumber : Kisah2 Rohani Pembangkit Semangat untuk Pelajar.

Kendaraan Hias Terbaik : GMAHK KOKA

Tuesday, June 9, 2009
inilah Kendaraan Hias terbaik pada Kampanye Anti Rokok 31 Mei 2009 :
Dari Jemaat KOKA...

Kampanye Anti Rokok PA Manado, Bitung, Minut

Tuesday, June 2, 2009
Tak kurang dari 900 orang Pemuda dan Anggota Gereja Advent se-Kota Manado, Bitung dan Minahasa Utara ambil bagian dalam pawai dan kampanye anti rokok yang dipusatkan di Kota Manado. Tepat pada Hari Peringatan Anti Rokok Sedunia yang jatuh pada tanggal 31 Mei 2009, kampanye di mulai dari kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Utara dan berakhir di Kompleks Taman Kesatuan Bangsa Manado.

Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, kampanye kesehatan bertemakan anti rokok ini sudah dimulai pada hari Jumat (29/5). Kampanye ini dilaksanakan dengan membagikan kurang lebih 2000 stiker kesehatan di tiga kota yaitu Manado, Bitung dan Airmadidi, dilaksanakan oleh pengurus PA Wilayah masing-masing. Stiker-stiker ini ditempel di kendaran-kendaraan umum agar banyak orang dapat melihat pesan kesehatan yang disampaikan, mempengaruhi keputusan mereka untuk menghindari, mengurangi bahkan untuk memutuskan tidak merokok lagi.



Kegiatan kampanye tahun ini yang bertemakan Tobacco Health Warnings (Peringatan Kesehatan pada Rokok) bertujuan untuk memberitahu masyarakat apa dampak negatif sebenarnya dari asap rokok dan menghimbau mereka untuk sadar akan kesehatan mereka dengan menjauhi rokok.

Tidak kurang dari 75 jemaat dan 90 kendaraan hias ambil bagian dalam pawai ini. Masing-masing jemaat menghias kendaraan mereka dengan spanduk, figura, dan gambar-gambar lainnya. Bahkan ada yang membawa peti mati dan karangan bunga. Ini mengartikan jangan ada lagi korban yang mati akibat rokok.

Dalam ibadah pembukaan pada pukul 13.00 WITA, Pdt. N. Kaumpungan, Direktur Pemuda Advent Indonesia Kawasan Timur, mengajak para pemuda untuk menyuarakan pesan anti rokok. "Ini bukan cuma bapawai deng bataria, tapi torang perlu menyadari bahaya merokok," pesan Pdt. N. Kaumpungan. Dalam khotbah singkatnya, pendeta menyampaikan ilustrasi tentang rokok. "Perokok itu awet muda, artinya sebelum tua sudah meninggal dunia. Perokok sulit dicuri rumahnya, karena suka batuk-batuk tengah malam. Perokok itu paling dermawan, karena suka menyumbang dokter dan rumah sakit. Perokok bisa mengurangi pencari kerja, karena merokok bisa melahirkan anak cacat yang tidak bisa melakukan apa-apa," tambahnya.

Pawai dimulai segera setelah ibadah selesai, menyusuri Jln. 17 Agustus menuju Jln. Sam Ratulangi, menuju Zero Point dan akhirnya finish di Kompleks Taman Kesatuan Bangsa. Rute ini dipilih karena merupakan daerah yang ramai sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat melihatnya. Di lokasi finish, sebagai acara puncak, peserta menampilkan yel-yel terbaik mereka dan penyerahan hadiah dari panitia kepada peserta terbaik. Selain itu pula, dr. Eddy Antou, Kepala Rumah Sakit Advent Manado, datang untuk mendukung kegiatan ini dan membagikan pesan kesehatan kepada seluruh peserta dan masyarakat yang hadir di seputaran lokasi tersebut.

"Menurut data WHO, lebih dari lima juta orang mati akibat merokok setiap tahunnya. Kemudian dengan mulai merokok pada awal umur 20 tahun-an, perokok tersebut akan mulai merasakan akibatnya di usia 40-an. Oleh karena itu, peringatan anti rokok untuk para pemuda dan remaja sangatlah penting," jelas dr. Eddy Antou.

Sebagai peserta terbaik tahun ini adalah SMK Discovery dan SMA Pioneer. Mereka ambil bagian secara aktif dan kreatif baik dalam pawai berjalan kaki, kendaraan hias, dan kreativitas lainnya.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari semua pihak dalam kegiatan ini. Pimpinan Gereja di Konferens Kota Manado, Bitung, Minut dan Malut, Direktur PA Konfrens Indonesia Timur, Badan Narkotika Propinsi Sulawesi Utara, Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Manado, beberapa perusahaan farmasi dan sponsor-sponsor Pemuda Advent telah memberikan dukungan baik moral maupun material untuk suksesnya acara ini," ucap Harto Surachman, Ketua Panitia Pelaksana.

"Kegiatan seperti ini akan selalu dilaksanakan setiap tahunnya. Setelah pada 2008 dilaksanakan di Minahasa Utara, 2009 di Manado, maka pada tahun depan, 2010, kegiatan akan dilaksanakan di Kota Bitung," kata Harold Heydemans, Ketua PA Kota Manado dan Sekitarnya, dan diiyakan oleh Sdr. Bram Lomboan, Ketua PA Minahasa Utara dan Michael Antou, Ketua PA Kota Bitung.

Promosi hari anti rokok

Monday, May 18, 2009
MARI BERGABUNG BERSAMA : PEMUDA ADVENT KOTA MANADO & SEKITARNYA, PEMUDA ADVENT KOTA BITUNG, PEMUDA ADVENT MINAHASA UTARA DALAM :

KAMPANYE HARI ANTI ROKOK SEDUNIA, 31 MEI 2009


Tempel Stiker Anti Rokok di Kendaraan Umum : Manado, Bitung, Aermadidi : 28-29 Mei
Pawai Jalan Kaki dan Kendaraan Hias : Kantor Gubernur Sulut - TKB Pasar 45 Manado, 31 Mei
Orasi-orasi Anti Rokok : TKB Pasar 45 Manado, 31 Mei

Siapkan kontingen anda Mulai dari Sekarang..
"Siapkan konsep yang paling terkreatif..."
See u all.....
God Bless Adventist Youth

DUKUNGAN dari Batam

Tuesday, May 12, 2009

Dukungan bagi Acara Hari anti Rokok yang akan di selenggarakan di Manado oleh Pemuda Advent Manado, Bitung, dan Minut mendapatkan dukungan dari Pemuda-pemuda Advent berdarah Kawanua yang ada di perantauan.

Diana Karundeng, Anggota PA jemaat Tanggari yang kini bergereja di Jemaat Batammas mengatakan : "Hari Anti Rokok adalah momentum yang bagus untuk dimanfaatkan Pemuda Advent untuk memberitakan kepada Dunia tentang Hukum Kesehatan yang Tuhan sudah amanatkan kepada manusia"

Gadis manis yang juga Bendaraha "Persahabatan Orang Muda Advent" Se- Kepulauan Riau ini memberikan dukungan moral bagi Panitia pelaksana "Tetap semangat dalam pelayanan" katanya lewat inbox Facebook PA kota Manado dan sekitarnya...

God Bless Adventist youth...

SEMUT DAN BELALANG

Monday, May 11, 2009

Seorang ibu dari seorang anak berumur 9 tahun, Mark, menerima telepon siang hari itu. Telepon dari guru sekolah anak laki-lakinya.“Ny. Smith, sesuatu yang tidak biasa terjadi hari ini di kelas anakmu. Anak laki-lakimu mengerjakan sesuatu yang sangat mengejutkan, jadi saya berpikir anda seharusnya segera tahu tentang hal ini.” Sang ibu gelisah dan gugup ketika menerima telepon “apa yang terjadi?” sang Ibu bertanya-tanya. Guru itu meneruskan, “saya telah mengajar selama bertahun-tahun dan belum pernah terjadi sesuatu seperti ini sampai sekarang. Pagi ini saya mengajar pelajaran ‘menulis kreatif’. Seperti biasanya, saya bercerita tentang semut dan Belalang. Semut bekerja keras selama musim panas dan mengumpulkan banyak persediaan makan. Tetapi belalang bermain selama musim panas dan tidak bekerja. Kemudian musim dingin datang. Belalang mulai kelaparan karena tidak memiliki makanan. Jadi dia melompat kerumah semut dan mulai mengemis. ‘semut, tolonglah saya, kamu memiliki banyak makanan, berilah saya makan.’ Nah anak-anak, tugas kalian adalah menuli akhir cerita tersebut.” Anak laki-lakimu Mark, mengangkat tangan. “Bu guru, bolehkah saya menggambar?” “tentu saja Mark, kalau kamu suka, kamu boleh menggambar. Tetapi pertama-tama kamu harus menulis akhir cerita itu dulu.”

Kertas-kertas dikumpulkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kebanyaan murid menulis bahwa semut membagi makanannya selama musim dingin dan baik semut maupun belalang bertahan hidup.

Seperti biasanya, beberapa anak menulis, ‘semut itu berkata : tidak, belalang. Kamu seharusnya bekerja selama musim panas dan tidak bermain-main. Sekara, saya hanya memiliki cukup makanan untuk diri saya sendiri.” Jadi semut itu hidup dan belalang meninggal.

Tetapi anak laki-lakimu mengakhiri cerita dengan cara yang sangat berbeda. Dia menulis, “jadi semut itu memberikan semua dari makanannya kepada belalang; belalang melalui musim dingin itu dan hidup. Tetapi sang semut meninggal.”

Di dasar halaman, Mark menggambar tiga salib. “Dia memberikan segalanya untuk kita supaya kita beroleh hidup.”

Yesus mati agar kita hidup, Yesus hidup agar kita selamat...

Dari PA Tikala

Sekarang ini PA Jemaat Tikala lagi sibuk2nya membuat persiapan untuk KKR Pemuda yang akan dilaksanakan tanggal 21-27 Juni 2009, di wilayah Perum Mapanget Griya III.
Sekarang semuanya sedang sibuk memikirkan cara untuk pencarian dana.
rencananya kami PA Tikala akan mencari dana lewat penjualan Makanan siap saji, Pin, Kaos, dll.
Kalo ada teman2 PA kota Manado yang mau bantu, dengan senang hati kami siap menerima bantuannya.. Bantuan doa kami harapkan supaya rencana KKR Pemuda yang akan kami laksanakan dapat berjalan dengan baik.Selain bantuan lewat doa,
kami juga mengharapkan bantuan2 yang lain.... Hehehehe
ditunggu ya undangan KKR dari kami??

serve God with Joy and Honor
Meiby Tumampas (Sekretaris PA Tikala)